7 Desember 2011 - 20:30

Sekitar 7.000 umat se Jabodetabek berpakaian serba hitam, mengikuti acara Asyura yang bertemakan "Derap Langkah Al Husain Wujudkan Keutuhan Bangsa". Tulisan "Setiap hari adalah Asyura dan setiap tempat adalah Karbala," tampak di setiap sudut.

Menurut Kantor Berita ABNA, Ribuan umat Syiah memadati Puri Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur untuk memperingati hari Asyura Nasional 1433 H.

Acara peringatan bertemakan 'Bersama Derap Langkah Imam Husain, Kita Kokohkan Persatuan Bangsa dan Umat', ini dihajatkan untuk mengajak kaum muslimin berjuang menghidupkan makna Asyura.

Sebagaimana dinukil dari pantauan okezone, Selasa (6/12), acara dimulai sekira pukul 12.30 WIB. Para peserta dan tamu undangan mulai memasuki ruangan acara. Kebanyakan dari mereka mengenakan pakaian serba hitam, baik pria maupun wanita. Selain itu, tempat untuk memasuki ruangan acara dibedakan bagi pria dan wanita. Tulisan "Setiap hari adalah Asyura dan setiap tempat adalah Karbala," tampak di setiap sudut.

Nampak juga pengamanan yang ketat dari pihak panitia dan pemilik gedung. Para peserta harus melewati beberapa pos pemeriksaan sebelum memasuki tempat acara.

Acara dibuka dengan pembacaan syair dan doa kepada Imam Husein. Kemudian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta yang hadir, dan sambutan ketua panitia, Abdullah Beik.

"Kita mengumpulkan ribuan umat, untuk merayakan Asyura," kata wakil Kordinator acara, Hisam Sulaeman.

Acara tersebut juga diisi dengan donor darah, bazar, serta penggalangan dana Asyura dan sosialiasi Yayasan Dana Mustadhafin, Maqtal, pembacaan syair-syair Kesyahidan Al Husain, dan doa Ziarah. Hadir pula dalam acara itu sejumlah umat Syiah dari mancanegara, seperti dari Singapura, Irak, Iran dan Pakistan.

 (sumber: Okezone dan Suara Merdeka)